Antara Kegembiraan dan Kesedihan…

Namanya pengantin baru, tentunya kami lagi dilanda euforia kebahagian dalam menjalani mahligai rumah tangga. Dan itu memang terjadi pada kami. You know lah…he 3x. Susah senang kehidupan kami tanggung bersama. Walaupun makan hanya dengan nasi sambal bawang tetapi seperti makan “Black Paper” nya Waroeng Jogja. Walaupun adanya cuma air putih atau teh manis tetapi serasa minum jus alpokat. Kata orang – orang tua jaman dahulu emang bener…, “Pernikahan Itu Akan Mengubah Sesuatu Dari Yang Tidak Enak Jadi Enak”.

Tetapi…manusia cuma bisa berusaha dan menjalani hidup,  Yang Maha Kuasa lah yang menentukan…… Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Allah SWT telah memanggil ibunda istri saya yang juga ibu mertua saya ke hadapan – Nya pada  tanggal 5 Juli 2009 pk 02.20 setelah dirawat di ICU RS PKU Muhammadiyah Purworejo selama 6 hari. Belum ada 3 bulan usia pernikahan, kami sudah ditinggal seseorang yang sangat penting bagi hidup kami untuk selama – lamanya. Kami benar – benar merasa kesedihan yang amat sangat. Tetapi roda kehidupan terus berputar… jalan kami masih panjang.

Selamat Jalan Ibu… Semoga amal ibadah mu di terima di sisi Nya. Amin.

2 Responses to “Antara Kegembiraan dan Kesedihan…”

  1. Semoga kalian tabah dan diberi kesabaran dalam hidup ini, memang bener bro, ndak boleh meratapi kesedihan berlarut-larut. Life must go on Bro!!! Semoga lekas dapat Momongan buat penghibur Duka Lara di Hati.

  2. yeah bener tuh, lah postingan juli ck ck..

Leave a Reply